Pompa ASI Manual Terbaik dan Cara Meningkatkan Produksi ASI

ASI sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang si kecil bahkan selama 6 bulan pertama kelahirannya bayi tidak boleh diberikan apapun kecuali ASI. Bagi ibu yang sibuk tentu membutuhkan pompa ASI manual terbaik sehingga bayi tetap bisa minum ASI meskipun ibu sedang sibuk bekerja. Ini tentu menguntungkan bagi ibu yang tidak bisa menyusui bayinya secara langsung.

Dengan memompa payudara secara teratur dapat membantu meningkatkan kuantitas ASI sehingga ibu bisa tetap memberikan ASI yang cukup untuk si kecil setiap harinya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu meningkatkan kuantitas ASI.

Cara Meningkatkan Jumlah ASI Perah

Beberapa ibu menyusui menghasilkan ASI tanpa masalah sehingga bayi bisa mendapatkan ASI yang cukup. Namun, beberapa ibu mengalami kesulitan memproduksi ASI karena volume ASI yang rendah. Untuk meningkatkan produksi ASI dan mendukung kelancaran produksi ASI, ibu menyusui bisa mencoba cara-cara berikut ini:

 1. Lebih sering memerah ASI

Untuk memperlancar produksi ASI, ibu menyusui bisa memompa ASI lebih sering misalnya memompa selama 15 menit setiap 2 jam sekali yang harus dilakukan secara rutin agar produksi ASI tetap lancar. Jika diinginkan, ibu menyusui dapat menjadwalkan kegiatan menyusui secara teratur. Jika Anda melewatkan jadwal ini, teruslah memompa selama beberapa menit daripada tidak melakukannya sama sekali.

 2. Pastikan untuk tetap menyusui secara langsung

Meskipun sibuk dan harus bekerja seharian, sebaiknya tetap sempatkan waktu untuk menyusui bayi secara langsung. Bisa dilakukan di pagi hari sebelum berangkat kerja atau di malam hari setelah memiliki waktu senggang. Hal ini sangat penting untuk dilakukan karena menyusui bayi Anda secara langsung adalah salah satu cara paling efektif dan alami untuk merangsang produksi ASI.

Menyusui secara langsung juga dapat mendorong bayi lancar dalam menyusui melalui puting dan juga tidak perlu khawatir si kecil mengalami bingung puting yang sering dialami oleh bayi yang terlalu sering diberikan ASI melalui botol susu.

 3. Berikan ASI kepada bayi sambil memerah

Apabila bayi menyusui di sebelah kiri, maka cobalah untuk memerah payudara menggunakan pompa ASI manual terbaik dari sebelah kiri atau sebaliknya. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar ASI yang diperah lebih deras karena produksi ASI yang juga ikut meningkat saat bayi menyusui.

 4. Perah ASI setelah menyusui bayi

Ada kalanya payudara masih terasa penuh dengan ASI setelah menyusui. Untuk menyusui yang optimal, ibu menyusui dapat melanjutkan memerah ASI menggunakan pompa setelah sesi menyusui. Payudara yang sudah kosong akan memberi sinyal pada tubuh untuk memproduksi ASI yang lebih banyak.

 5. Perah dengan teknik power pumping

Menggunakan teknik power pumping adalah teknik yang dapat meniru frekuensi menyusui bayi yang saat itu sedang dalam masa percepatan pertumbuhan atau growth spurt. Selama masa pertumbuhan yang cepat, bayi akan minum lebih banyak ASI dan durasi menyusuinya juga akan lebih lama. Cara melakukan power pumping yaitu:

  • Perah kedua payudara selama 20 menit, kemudian istirahat selama 10 menit.
  • Perah kedua payudara selama 10 menit, kemudian istirahat selama 10 menit.
  • Perah kedua payudara kembali selama 10 menit.

Power pumping bukan dilakukan untuk menggantikan jadwal pompa biasa. Power pumping ini dijadikan sebagai sesi tambahan dengan tujuan untuk meningkatkan kuantitas ASI. Sesi ini disarankan untuk dilakukan di malam hari karena pada saat malam hari, jumlah hormon prolaktin lebih tinggi.

Power pumping tidak disarankan untuk ibu menyusui yang memiliki produksi ASI yang lancar dan disarankan untuk tetap menyusui seperti biasa tanpa harus melakukan power pumping. Power pumping hanya dilakukan oleh ibu menyusui yang mengalami penurunan produksi ASI.

 6. Perah ASI dari kedua payudara secara bersamaan

Untuk hasil terbaik, Anda bisa mencoba meremas kedua payudara secara bersamaan. Anda bisa menggunakan 2 corong pompa sehingga dapat mempersingkat waktu dan lebih efisien. Sebaiknya kenakan bra khusus untuk memompa ASI atau bra menyusui sehingga lebih praktis dan membuat waktu memerah ASI lebih singkat. Ini juga membuat Anda tidak harus memegang corong pompa sehingga tangan juga tidak mudah lelah

 7. Kelola stress

Stres yang berlebih dapat mengurangi produksi ASI dan mengganggu proses menyusui. Oleh karena itu, Anda harus bisa mengatasi stres dengan baik untuk menstabilkan produksi ASI. mengelola stres juga bukan hanya membantu meningkatkan kuantitas ASI namun juga kualitas ASI serta menjaga tubuh tetap sehat selama proses menyusui. Pastikan ibu menyusui juga istirahat yang cukup.

 8. Kelola pola makan yang sehat

Saat menyusui, tubuh ibu membutuhkan lebih banyak nutrisi yang sangat penting untuk meningkatkan energi dan juga harus memenuhi kebutuhan air. Untuk meningkatkan produksi ASI dan memperlancar proses menyusui, ibu menyusui harus makan dan minum dengan baik terutama mengonsumsi buah-buahan dan sayuran.

Bisa juga dengan mengonsumsi makanan yang dapat membantu meningkatkan produksi Asi dan pastikan juga untuk minum air putih yang cukup untuk mencegah tubuh mengalami dehidrasi yang akan berdampak pada produksi ASI.

Perlu dipahami bahwa produksi ASI yang sedikit belum tentu karena terjadi masalah pada ibu menyusui. Bisa saja juga karena alat pompa ASI yang digunakan mungkin kurang cocok untuk ukuran corong atau terdapat bagian pompa yang rusak. Cara memerah ASI yang salah juga bisa berdampak pada kuantitas ASI perah.

Jenis Alat Pompa ASI

Pompa ASI terdiri dari 2 jenis yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan Anda.

 1. Pompa ASI manual

Pompa ASI manual atau manual breast pump adalah jenis pompa ASI yang dioperasikan secara manual atau menggunakan tangan. Pemerahan manual sedikit berbeda dengan pemerahan langsung dengan tangan, tetapi pompa ASI manual membutuhkan alat bantu. Anda tidak perlu repot karena penggunaan alat manual ini akan membantu Anda terlebih lagi harganya yang cukup terjangkau. Pilih pompa ASI manual terbaik agar lebih tahan lama dan juga aman.

 2. Pompa ASI elektrik

Pompa asi elektrik atau electric breast pump adalah jenis pompa asi yang dioperasikan dengan listrik atau baterai. Beberapa jenis pompa elektrik perlu disambungkan ke sumber listrik terdekat saat digunakan, namun beberapa dapat menggunakan baterai. Pompa listrik yang menggunakan baterai biasanya membutuhkan pengisian daya. Pompa ASI elektrik lebih cepat dibandingkan pompa manual namun tentu harganya juga lebih tinggi.

Tidak perlu bingung dalam memilih pompa ASI manual terbaik karena sudah hadir manual breast pump dari DrBrown’s. Pompa ASI ini sangat praktis sehingga mudah dibawa ke mana saja. Bahan yang digunakan yaitu BPA Free sehingga aman digunakan dan juga tidak bising.

Tidak perlu ragu menggunakan Dr. Brown’s manual breast pump terlebih lagi harganya yang cukup terjangkau namun dengan kualitas yang tinggi. Anda bisa mendapatkan info lengkapnya di web dr brown.

About the Author: admin